profile

[url=http://www.facebook.com/sisy.solit?ref=tn_tnmn] [/url]

Rabu, 20 Juni 2012

Mensyukuri titipan Tuhan

Anak merupakan anugerah tuhan yang patut di syukuri, dimana mereka hadir di tengah keluarga untuk mendapatkan kasih sayang dan cinta yang tulus dari kedua orang tua. namun sangat di sayangkan sekali ketika peran orang tidak mampu bertindak sebagai orang tua yang selalu hadir dalam didikan cinta kasih dengan kepandaian dalam melihat kondisi anak. kata salah satu tokoh agama Ali Bin Abu Thalib bahwa pendidkan yang harus di berikan kepada anak-anak kita, tidak bisa di samakan dengan bagaimana ketika kita memperoleh pendidikan dari orang tua kita. Karena kita waktu dulu adalah generasi saat ini. sedangkan anak kita saat ini adalah generasi yang akan datang.
Terkadang kita sebagai orang tua terlalu egois dalam mendidik anak dengan menanamkan kekerasan dan terlalu menekan si anak, padahal didikan seperti itu akan membuat mereka merasa tidak mendapatkan kepercayaan dari orang tua sehingga besar kemungkinan mereka akan berprilaku seperti kucing yang mencuri makan, ketika si tuan rumah tidak melihat maka kucing itu akan mengambil kesempatan untuk memakan ikan yang bukan untuknya.begitupun pada sang anak akan berani memanfaatkan keadaan ketika tidak di bawah pengawasan. oleh karenanya kita harus pandai dalam memandang dan mengamati sang buah hati dengan cermat. memperhatikan dan mendengarkan anak akan lebih memudahkan kita dalam mengetahui karakter dan pendidikan apa yang seharusnya di berikan. jadilah sahabat bagi mereka jangan menjadi sosok yang menegangkan. biarkan mereka tumbuh alami namun tetap dalam perhatian orang tua.
saya punya banyak sahabat kecil dimana mereka selalu datang setiap kali saya pulang dari kantor, entah mengapa mereka sangat senang ketika bersamaku. meskipun saya lelah butuh istirahat tetapi saya tidak pernah merasa tidak mood ketika mereka hadir dengan tingkah mereka yang lucu dan aneh. saya selalu bersedia bermain bercanda bersama mereka. suatu ketika mereka menuliskan curahan perasaan pada selembar kertas yang bunyinya seperti ini, '' Kami bangga pada Kakak yang cantik dan pintar. Dia baik tidak pernah memarahi kami. dia pernah memberi kami hadiah cokelat. kata yang di garis bawahi melukiskan bahwa seorang anak bangga dengan kasih sayang dan kehangatan.sehingga apabila kita memeberinya sesuatu maka hal itu akan sangat berarti dan berharga bagi mereka.meskipun hanya sebuah cokelat yang mungkin tidak berharga bagi anak-anak yang lain yang selalu menerima hadiah mahal dari orang tua yang selalu menjanjikan sang anak apabila berprestasi. Jika kita ingin di dengarkan oleh sang anak maka bersedialah untuk selalu menjadi pendengar yang baik bagi mereka.

Jumat, 01 Juni 2012

Lesbian


Oiyah.. teman-teman kali ini saya akan sharing informasi tentang ciri-ciri orang lesbian,namun hal ini berbeda karna saya akan paparkan dalam bentuk cerita yang merupakan pengalaman  saya sendiri.
Secuilpun saya tidak menyangka dirinya ternyata seperti itu..memang selama saya berteman denganya, saya menemukan sesuatu yang membuat diriku merasa tidak nyaman.  sikapnya selalu aneh, mencurigakan . Selalu saya mengamati prilakunya, mempelajari dirinnya . benar-benar saya melihat sosok yang sangat beda. Awalnya Saya suka berteman dengannya karena dirinya lucu dan baik tapi baiknya karna dia punya mau dan maunya sangat tidaklah pantas. Saya membiarkan sikapnya mengalir dan saya berusaha flexible menerima prilakunya  yang sangat membuat saya illfeel ,karna saya pikir saya harus menyelidiki dengan pelan-pelan sampai saya mendapat  fakta yang  memperkuat alasan memvonis bahwa dirinya benar-benar  tidak normal. Yang paling buat iilfeel adalah ketika saya tidur  dia sangat suka memeluk saya dari belakang  dan kadang mencium belakangku.saya slalu berkata padanya “jangan terlalu rapat di bantalku, karna aku panas  susah tidur” saya merasa sangat terbebani.hampir setiap hari dia ingin menginap di rumah saya. Pernah suatu ketika saya nongkrong bersama teman cowok saya,  secara kebetulan dia datang dan  melihat saya. Mukanya beraura muram dan merasa tidak senang. Dia berkata padaku “ kenapa kamu duduk diluar bersama laki laki itu? Skali lagi kamu saya liat saya tidak mau datang lagi.” Saya kaget  dalam hati saya berkata “yasudah tidak usah datang. sering kali dia berkata bahwa dia sayang banget sama aku,dirinya selalu ingin berdua tidak suka berkumpul.sampai suatu saat di rumahku ada acara. Teman kakak laki-lakiku banyak yang datang. Kebetulan aku ikut nimbrung bersama mereka tapi yang terjadi Dia malah tambah menjadi-jadi menampakkan kecemburuannya. Saya mengajaknya keluar kamar untuk bergabung tapi alasannya dia lagi pusing sebaliknya dia  mengajak aku untuk keluar rumah, it’s ok saya menurutinya karna saya ingin tau sebenarnya dia kenapa,tapi saya  punya akal untuk umengajak kakak saya dan salah satu temannya.
Melihat  warna wajah yang abu-abu, emosi yang tidak jelas, membuat  saya malas dengannya tapi saya berusha untuk bertahan, 10 menit setelah tiba di cafĂ©,wajahnya masih tidak berubah padahal tempatnya asyik . saya semakin curiga, apa mungkin  karna saya dekat dengan teman kakakku ?
Karna dia tidak mampu bendung emosi akhirnya dia mengajak untuk pulang, katanya dia tidak suka tempat ini, padahal kami belum sempat menegug minuman. Benar-benar menjenkelkan. Tiba di rumah saya tidak ngomong padanya, tidurpun saya tidak ingin bersamanya , perasaan illfeel saya semakin meningkat. Ketika  tidur saya yang sangat pulas tiba-tiba dari belakang dia merangkul saya dengan sangat erat. Saya semakin emosi bergegas terbangun menghindarinya.
Beberapa hari kemudian hanphone saya di nonaktifkan. Saya tidak ingin dia menggangguku, karna saya yakin dia akan datang lagi untuk menginap. Ternyata benar malam itu dia datang hanya tidak ada yang membukakan dia pintu. Dia semakin sibuk menghubungi tanteku. Menanyakan tentang saya, yang  berubah menjauhinya.karna saya sudah menceritakan  pada tanteku bahwa dia tidak normal, maka , saya dan tante bersekongkol  untuk mengatakan bahwa saya diriku  akan menikah. Dia semakin sibuk dan pusing. Sangkin tidak mampu menahan dia berani menenyakan langsung pada ibuku,dan untungya ibu saya menjaawab “ iya dia akan saya nikahkan."  Smsnya  juga menyerbuku yang berbunyi sperti ini “dik saya sudah tau masalahnya kenapa kamu berubah, kenapa kamu tidak berterus terang padaku, saya sagat sakit,patah semangat. pikirkan baik-baik, saya selalu mengingatmu, tolong teruskan saya dik”  perasaan saya seakan mau mual membacanya.saya menggaris bawahi kata
saya sangat sakit, patah semangat, teruskan saya.” Lalu saya membalasnya
“sebenarnya kamu ada apa denganku? Kamu menganggap saya apa selama ini? jawab jujur..!!”
Tapi dia tidak membalasnya, disitu saya benar-benar yakin bahwa dia ini betul lesbian. Kemudian saya mengiriminya lagi pesan seperti ini, “ walupun anda tidak bilang saya sudah bisa tau, selama ini saya mempelajari sikap anda memang aneh padaku,tidak normal (LESBIAN), kamu selalu membuat saya jijik.maaf anda perempuan sadarkan dirimu, jika kondisimu terus-terusan seperti itu maka orang lain akan takut bergaul denganmu.”
Dia lalu mebalasnya dengan tetap sopan berbicara
“astaga dik ternyata itu masalahnya, saya tidak sepertu itu dik”
Saya membalasnya
“saya bukan oran bodoh, baru sekarang saya mengungkap ini karna fakta saya sudah mampu membuktikan yang sebenarnya, saya tidak mudah memvonis sesuatu tanpa ada dasar untuk bicara tapi inilah yang saya dapat dari dirimu,
Prilakumu cirri-ciiri lesbian:  1. Perhatian berlebihan, 2. Kalau tidur suka memeluk dan mencium, 3. Selalu rindu berat di saat kita selalu bertemu, 3.kamu pernah bilang sangat sayang padaku, 4. Lalu mengapa kamu yang sakit hati dan patah semangat jika aku ingin menikah? Serta kamu meminta untuk di teruskan.saya bingung anda ingin di teruskan apa?” kira-kira begitulah bunyi smsku padanya
“ok, aku tidak tau harus bilang apa, saya kecewa, anggap saja kamu tidak mengenal saya dik, dan anggap tidak terjadi apa-apa” statemantnya menandakan bahwa memang dirinya seperti itu,dan takut  masalah ini di ketahui oleh orang lain.
Preettt...!!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More