Oiyah.. teman-teman kali ini saya akan sharing informasi
tentang ciri-ciri orang lesbian,namun hal ini berbeda karna saya akan paparkan
dalam bentuk cerita yang merupakan pengalaman
saya sendiri.
Secuilpun saya tidak menyangka dirinya ternyata seperti itu..memang
selama saya berteman denganya, saya menemukan sesuatu yang membuat diriku
merasa tidak nyaman. sikapnya selalu
aneh, mencurigakan . Selalu saya mengamati prilakunya, mempelajari dirinnya .
benar-benar saya melihat sosok yang sangat beda. Awalnya Saya suka berteman
dengannya karena dirinya lucu dan baik tapi baiknya karna dia punya mau dan
maunya sangat tidaklah pantas. Saya membiarkan sikapnya mengalir dan saya
berusaha flexible menerima prilakunya
yang sangat membuat saya illfeel ,karna saya pikir saya harus
menyelidiki dengan pelan-pelan sampai saya mendapat fakta yang
memperkuat alasan memvonis bahwa dirinya benar-benar tidak normal. Yang paling buat iilfeel adalah
ketika saya tidur dia sangat suka
memeluk saya dari belakang dan kadang
mencium belakangku.saya slalu berkata padanya “jangan terlalu rapat di
bantalku, karna aku panas susah tidur”
saya merasa sangat terbebani.hampir setiap hari dia ingin menginap di rumah
saya. Pernah suatu ketika saya nongkrong bersama teman cowok saya, secara kebetulan dia datang dan melihat saya. Mukanya beraura muram dan
merasa tidak senang. Dia berkata padaku “ kenapa kamu duduk diluar bersama laki
laki itu? Skali lagi kamu saya liat saya tidak mau datang lagi.” Saya
kaget dalam hati saya berkata “yasudah
tidak usah datang. sering kali dia berkata bahwa dia sayang banget sama
aku,dirinya selalu ingin berdua tidak suka berkumpul.sampai suatu saat di
rumahku ada acara. Teman kakak laki-lakiku banyak yang datang. Kebetulan aku
ikut nimbrung bersama mereka tapi yang terjadi Dia malah tambah menjadi-jadi
menampakkan kecemburuannya. Saya mengajaknya keluar kamar untuk bergabung tapi
alasannya dia lagi pusing sebaliknya dia mengajak aku untuk keluar rumah, it’s ok saya
menurutinya karna saya ingin tau sebenarnya dia kenapa,tapi saya punya akal untuk umengajak kakak saya dan
salah satu temannya.
Melihat warna wajah
yang abu-abu, emosi yang tidak jelas, membuat saya malas dengannya tapi saya berusha untuk
bertahan, 10 menit setelah tiba di café,wajahnya masih tidak berubah padahal
tempatnya asyik . saya semakin curiga, apa mungkin karna saya dekat dengan teman kakakku ?
Karna dia tidak mampu bendung emosi akhirnya dia mengajak
untuk pulang, katanya dia tidak suka tempat ini, padahal kami belum sempat
menegug minuman. Benar-benar menjenkelkan. Tiba di rumah saya tidak ngomong
padanya, tidurpun saya tidak ingin bersamanya , perasaan illfeel saya semakin
meningkat. Ketika tidur saya yang sangat
pulas tiba-tiba dari belakang dia merangkul saya dengan sangat erat. Saya
semakin emosi bergegas terbangun menghindarinya.
Beberapa hari kemudian hanphone saya di nonaktifkan. Saya tidak
ingin dia menggangguku, karna saya yakin dia akan datang lagi untuk menginap.
Ternyata benar malam itu dia datang hanya tidak ada yang membukakan dia pintu.
Dia semakin sibuk menghubungi tanteku. Menanyakan tentang saya, yang berubah menjauhinya.karna saya sudah
menceritakan pada tanteku bahwa dia
tidak normal, maka , saya dan tante bersekongkol untuk mengatakan bahwa saya diriku akan menikah. Dia semakin sibuk dan pusing.
Sangkin tidak mampu menahan dia berani menenyakan langsung pada ibuku,dan
untungya ibu saya menjaawab “ iya dia akan saya nikahkan." Smsnya juga menyerbuku yang berbunyi sperti ini “dik
saya sudah tau masalahnya kenapa kamu berubah, kenapa kamu tidak berterus
terang padaku, saya sagat sakit,patah semangat. pikirkan baik-baik, saya selalu
mengingatmu, tolong teruskan saya dik” perasaan saya seakan mau mual membacanya.saya menggaris
bawahi kata
“saya sangat sakit,
patah semangat, teruskan saya.” Lalu saya membalasnya
“sebenarnya kamu ada apa denganku? Kamu menganggap saya apa
selama ini? jawab jujur..!!”
Tapi dia tidak membalasnya, disitu saya benar-benar yakin
bahwa dia ini betul lesbian. Kemudian saya mengiriminya lagi pesan seperti ini,
“ walupun anda tidak bilang saya sudah bisa tau, selama ini saya mempelajari
sikap anda memang aneh padaku,tidak normal (LESBIAN), kamu selalu membuat saya
jijik.maaf anda perempuan sadarkan dirimu, jika kondisimu terus-terusan seperti
itu maka orang lain akan takut bergaul denganmu.”
Dia lalu mebalasnya dengan tetap sopan berbicara
“astaga dik ternyata itu masalahnya, saya tidak sepertu itu
dik”
Saya membalasnya
“saya bukan oran bodoh, baru sekarang saya mengungkap ini
karna fakta saya sudah mampu membuktikan yang sebenarnya, saya tidak mudah
memvonis sesuatu tanpa ada dasar untuk bicara tapi inilah yang saya dapat dari
dirimu,
Prilakumu cirri-ciiri lesbian: 1. Perhatian berlebihan, 2. Kalau tidur suka
memeluk dan mencium, 3. Selalu rindu berat di saat kita selalu bertemu, 3.kamu
pernah bilang sangat sayang padaku, 4. Lalu mengapa kamu yang sakit hati dan
patah semangat jika aku ingin menikah? Serta kamu meminta untuk di
teruskan.saya bingung anda ingin di teruskan apa?” kira-kira begitulah bunyi
smsku padanya
“ok, aku tidak tau harus bilang apa, saya kecewa, anggap
saja kamu tidak mengenal saya dik, dan anggap tidak terjadi apa-apa” statemantnya
menandakan bahwa memang dirinya seperti itu,dan takut masalah ini di ketahui oleh orang lain.
Preettt...!!!



0 komentar:
Posting Komentar